News Detail

Gobel Tekankan Pencegahan Banjir Dilakukan Bersama

Gobel Tekankan Pencegahan Banjir Dilakukan Bersama

LIMBOTO - Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan (Korinbang), Rachmad Gobel mengunjungi masyarakat yang terdampak banjir bandang di Desa Datahu, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, Jum’at (12/11).

Gobel ingin memastikan warga mendapat penanganan yang baik pascabencana, termasuk memastikan bantuan tepat sasaran.

“Hari ini saya datang ke Gorontalo, setelah melihat dan mendengar serta menerima laporan para kader Partai NasDem tentang masalah banjir yang dihadapi masyarakat Gorontalo,” ungkap Legislator NasDem itu di sela-sela acara kunjungannya.

Dalam kegiatan yang juga dihadiri Ketua DPW NasDem Provinsi Gorontalo, Hamim Pou dan Ketua DPD NasDem Kabupaten Gorontalo, Roman Nasaru itu, Gobel menyatakan komitmennya untuk terus berjuang membantu masyarakat kecil terutama di daerah terdampak bencana.

“Tentu kedatangan saya ke Gorontalo ini melihat langsung dan saya akan mencoba untuk berdialog dengan kepala desa, yang kebetulan hadir. Juga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo yang juga sebagai Ketua Partai NasDem Kabupaten Gorontalo,” kata Gobel.

Legislator NasDem dari Dapil Gorontalo itu menekankan, bahwa upaya-upaya pencegahan bencana banjir dapat dilakukan berbagai pihak, termasuk pemerintah dan elemen masyarakat secara bersama-sama.

“Kalau pemberian bantuan itu bersifat sementara, tetapi bagaimana kita membangun desa setelah mengalami bencana banjir bandang,” tukas Gobel.

Pada kesempatan yang sama, Roman Nasaru mengucapkan terima kasih kepada Rachmad Gobel, yang selalu memperhatikan masyarakat Gorontalo.

“Alhamdulillah, hari ini DPD Partai NasDem Kabupaten Gorontalo melaksanakan bakti sosial sekaligus menyerahkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang. Hal ini adalah hasil kerja sama antara DPD NasDem se Gorontalo dan DPW Partai NasDem Provinsi Gorontalo,” kata dia.

Roman mendorong pemerintah Kabupaten Gorontalo untuk segera melakukan evaluasi dan kajian secara mendalam terkait bencana tersebut.

“Ketika kita hanya memperbaiki hilirnya dan tidak membenahi hulunya maka tidak ada gunanya, tetap masyarakat akan terdampak banjir lagi,” pungkasnya.(Nasihin/*)