News Detail

4.800 UNIT BSPS SUKSES DIPERJUANGKAN RG

4.800 UNIT BSPS SUKSES DIPERJUANGKAN RG

GORONTALO - Sejak dilantik menjadi anggota DPR-RI pada Oktober 2019 kemarin, Rachmat Gobel sukses memperjuangkan aspiras Bantuan Stimulus Perumahan Swadaya (BSPS), yang diajukan masyarakat melalui rumah perjuangan Rachmat Gobel di berbagai daerah di Gorontalo.

Dalam rentang tahun 2019 hingga tahun 2022 ini, sebanyak 4.800 unit program BSPS sukses diperjuangkan realisasinya ke Mentri PUPR.  Jumlah itu, mencapai 45,49 persen dari jumlah realisasi BSPS Provinsi Gorontalo yang seluruhnya berjumlah 10.550.

"Tahun 2022 ini, banyak daerah di Indonesia yang tertimpa bencana alam, banyak rumah penduduk yang rusak bahkan hilang. Oleh karenanya kita di DPR-RI sepakat untuk  memprioritaskan BSPS ke daerah-daerah itu," ungkap Rachmat Gobel dalm sebuah agenda reses, menjawab alokasi BSPS Provinsi Gorontalo yang hanya berjumlah 500 unit di tahun 2022 ini.

Rachmat Gobel sendiri menilai, program BSPS merupakan salah satu program yang punya manfaat yang bisa dinikmati secara langsung oleh masyarakat berpendapatan rendah.

"Itulah mengapa, saya menaruh concern yang besar untuk memperjuangkan alokasi BSPS untuk dapil saya Gorontalo," jelas Gobel.

Data Kantor Satuan Kerja Pengadaan Perumahan Provinsi Grontalo mencatat, masih terdapat 41.397 calon penerima manfaat BSPS di Gorontalo, yang menunggu untuk bisa memperoleh program BSPS dari Kementrian PUPR.

"Target saya minimal, 10 ribu unit BSPS akan saya perjuangkan selama 5 tahun saya berada di DPR-RI," ugkap Gobel.

Berdasarkan data Satker Perumahan Rakyat Provinsi Gorontalo, Total alokasi BSPS dari Kementrian PUPR ke Provinsi Gorontalo tahun 2020 kemarin mencapai  5.000 unit. 

Dari jumlah itu, sebanyak 2.500 unit merupakan aspirasi masyarakat yang diperjuangkan Rachmat Gobel ke Menteri PUPR melalui rapat kerja DPR-RI dengan Kementrian PUPR.

Sedangkan Tahun 2021, alokasi BSPS untuk Gorontalo sebesar 1.800 unit.  

Jumlah itu menyusut, seiring kebijakan refokusing anggaran untuk penanggulangan dampak ekonomi yang diakibatkan oleh Pandemi COVID-19. 

"Tahun ini sebetulnya Gorontalo belum mendapat alokasi BSPS, karena BSPS masih diprioritaskan ke daerah yang terdampak bencana alam. Namun saya minta diskresi ke pak Menteri, agar Gorontalo bisa dapat alokasi. Alhamdulillah kita masih diberi 500 unit. Jumlah itu memang kecil, tapi sebetulnya sangat sulit untuk bisa meperolehnya," tutup Gobel.