News Detail

NasDem Salurkan 5 Ton Pupuk untuk Petani Madiun

NasDem Salurkan 5 Ton Pupuk untuk Petani Madiun

MADIUN (20 September): Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Rachmad Gobel menyalurkan bantuan kepada petani di Kabupaten Madiun, Jawa Timur (Jatim), Sabtu (18/9).

Bantuan berupa lima ton pupuk dari PT Pupuk Katim itu merupakan bagian dari program aspirasi Rachmad Gobel.

Penyerahan bantuan di Desa Mendak, Kecamatan Dagangan,  dilakukan Nining Indra Shaleh, Staf Khusus Rachmad Gobel, yang dihadiri anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, Soehartono, Ketua DPW Partai NasDem Jatim, Sri Sajekti Sudjunadi, Ketua DPD NasDem Kabupaten Madiun, Taupan Devyanto, Wali Kota Madiun, Maidi, dan VP Manager Ritel PT Pupuk Kaltim, Wisnu Ramadhani.

Pada tahap awal itu bantuan pupuk diberikan kepada kelompok tani dari lima Desa yakni Desa Mendak, Desa Segulung, Desa Ngeranget, Desa Padas, dan Desa Tileng. Selain bantuan pupuk, PT Pupuk Kaltim juga membawa mobil Laboratorium Tanah.

Nining menegaskan, bantuan pupuk yang disalurkan melalui aspirasi Rachmad Gobel diharapkan akan meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani.

Dalam dialog pada acara tersebut para petani mengapresiasi dan berterima kasih kepada Partai NasDem dan PT Pupuk Kaltim atas bantuan yang diberikan kepada mereka.

Selain itu para petani juga mengeluhkan mengenai kondisi kesejahterahan mereka karena harga hasil produksi petani ditentukan para tengkulak. Hal itu berakibat para petani tidak dapat menikmati hasil produksi pertaniannya secara maksimal.

Dalam pertemuan tersebut salah satu solusi yang ditawarkan Wali Kota Madiun, Maidi adalah dengan memotong rantai tengkulak agar harga hasil pertanian petani dapat dibeli dengan harga yang tinggi.

Hal ini dapat dilakukan jika pemerintah daerah berperan aktif dalam membuat terobosan kebijakan untuk kesejahteraan para petani.

DPW Partai NasDem juga berkomitmen menjadi 'Konco Sejatine Wong Tani' atau teman sejati petani dengan cara terus menerus memberikan bantuan yang dibutuhkan bagi petani, khususnya di Provinsi Jawa Timur. (RO/*)